Monday, 22 October 2018

Perulangan

Perulangan merupakan suatu aksi yang dilakukan berulang-ulang. Ulang mengerjakan PR yang salah, mengulangi kegiatan sehari-hari, bahkan makan adalah sebuah perulangan.  Kita semua mengetahui itu. Tetapi apakah yang dimaksud dengan perulangan dalam algoritma dan pemrograman? Perulangan dilakukan dalam algoritma ketika kita hendak melakukan suatu pekerjaan/command secara berulang-ulang dengan kondisi tertentu. Dalam algoritma dan pemrograman, perulangan sering sekali membantu menyelesaikan masalah yang terlihat sangat sulit dan mustahil menjadi simpel. Perulangan dalam bahasa C sendiri terdiri dari 3 format: for, while-do, dan do-while.


Perulangan menggunakan for dapat ditulis dengan format :
for(inisialisasi variabel lokal ; kondisi ketika true ; perubahan nilai variabel)
{
       command;
}
Contohnya :
for(int a=1;a<=5;a++)
{
       command;
}
Dalam hal ini, kita menginisialisaikan a dengan nilai awal 1 dan for ini akan mengecek apakah nilai a lebih besar sama dengan 5, apabila benar bahwa a lebih kecil sama dengan 5, for akan menjalankan command dibawah. Kemudian, nilai a ditambah 1 karena pertambahan nilai variabel a++ dan for kembali akan mengecek apakah nilai a lebih besar sama dengan 5 dan seterusnya sampai for mendapatkan nilai a lebih besar dari 5 yakni 6, maka for akan keluar dari perulangan tersebut.
Setelah mengetahui hal ini, kita dapat mengerti bahwa command diulang secara 5 kali.


Perulangan menggunakan while-do dapat ditulis dengan format :
while (kondisi ketika true)
{
       command;
       perubahan nilai variabel;
}
Contohnya :
int a=1;
while (a<=10)
{
       command;
       a=a+2;
}
Dalam hal ini, dapat dilihat bahwa inisialisasi dilakukan di luar looping. Apa bedanya dengan inisialisasi lokal for? Bedanya inisialisasi dalam for bersifat lokal, artinya variabel a hanya berlaku di dalam looping for tersebut, di luar looping for, variabel a tidak berlaku. Berbeda dengan while-do yang inisialisasinya terletak di luar, yang berarti variabel a bersifat universal dalam kodingan tersebut dan ketika perulangannya selesai dijalankan, nilai a akan berubah sesuai dengan perubahan nilai variabel tersebut. Dari contoh diatas, nilai awal a adalah 1 dan while-do akan mengecek apabila a lebih kecil sama dengan 10, apabila true, while-do akan menjalankan command dan menambah nilai variabel a sebanyak 2. Berarti nilai variabel a sekarang menjadi 3, while-do kembali akan mengecek apabila a (tadinya 1 sekarang menjadi 3) lebih kecil sama dengan 10 dan apabila true, while-do akan menjalankan command dan seterusnya sampai didapati nilai a lebih besar dari 10 maka perulangan akan berhenti. Dalam hal ini, perulangan terjadi sebanyak 5 kali.


Perulangan menggunakan do-while dapat ditulis dengan format :
do
{
       command;
       perubahan nilai variabel;
}while (kondisi ketika true);
Contoh :
int a=5;
do
{
       command;
       a=a+2;
}while (a<=1);
Bukannya while-do dengan do-while sama, apa bedanya? Nah, bedanya adalah while-do mengecek kondisi ketika true terlebih dahulu, jadi apabila kondisi tidak terpenuhi, while-do tidak akan menjalankan command dan langsung keluar dari perulangan. Berbeda dengan do-while yang melakukan command dan perubahan nilai variabel terlebih dahulu lalu mengecek kondisi ketika true.
Jadi dapat disimpulkan bahwa do-while akan melakukan command minimal 1 kali terlebih dahulu baik kondisi true ataupun false, sedangkan while-do akan melihat apakah kondisi memenuhi lalu melakukan command. Seperti contoh di atas, maka command akan dijalankan 1 kali lalu perulangan dihentikan.

Terimakasih telah membaca 😁

2201791295
binus.ac.id
skyconnectiva.com
Schumacher Goldwin

No comments:

Post a Comment